![]() |
| Aktifitas pekerjaan perbaikan Accelator 2 di IPA Gunung Pangilun. (Foto/Hms Perumda AM Pdg) |
Padang, fokusteropong.com - SEJAK Senin 7 September 2026 kemarin Perusahaan Umum Daerah (Perumda AM) Kota Padang, telah melakukan pekerjaan perbaikan Accelator 2 di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Dalam pekerjaan ini, petugas teknis di lapangan fokus menangani bagian dalam unit dengan mengeluarkan endapan lumpur serta melepas tube settler.
Pekerjaan ini menjadi bagian dari persiapan sebelum proses perbaikan dilanjutkan. Kondisi bagian dalam yang telah terbuka membuat proses pemeriksaan menjadi lebih mudah, sehingga tim teknis dapat menentukan bagian mana saja yang membutuhkan penanganan.
"Pekerjaan pada Accelerator 2 ini merupakan tahap lanjutan yang sangat penting setelah proses perbaikan pada Accelerator 1 sebelumnya telah berhasil dirampungkan", ungkap Direktur Operasional Perumda AM Padang, Afrizal Kuning.
Lebih lanjut Afrizal menyampaikan bahwa pembersihan bagian dalam menjadi fokus pertama sebelum tim melakukan evaluasi terhadap kondisi Accelator 2.
“Untuk pekerjaan hari pertama, Pada tahap awal, tim memprioritaskan pembersihan endapan lumpur serta pelepasan tube settler. Ini dilakukan agar bagian dalam Accelator 2 bisa dibersihkan dan tim dapat melihat kondisi sebenarnya sebelum pekerjaan perbaikan dilanjutkan,” ujar Afrizal.
Setelah endapan lumpur dikeluarkan, tim teknis akan melakukan pengecekan terhadap bagian-bagian yang sebelumnya sulit dijangkau. Pemeriksaan ini menjadi dasar untuk menentukan penanganan yang diperlukan pada tahap berikutnya.
Bahkan dia menyebut proses perbaikan tidak dilakukan secara terburu-buru karena setiap bagian harus dipastikan sesuai dengan kebutuhan teknis.
“Setelah lumpur dikuras, kita akan melihat kondisi eksisting. Dari sana dilakukan pengecekan dan penanganan sesuai kebutuhan. Jadi semuanya dilakukan bertahap,” katanya.
Selain pengurasan, pembongkaran tube settler juga menjadi bagian penting dalam pekerjaan awal. Komponen tersebut dibuka agar ruang kerja dan akses menuju bagian dalam Accelator 2 menjadi lebih leluasa.
“Tube settler kita bongkar untuk memudahkan pekerjaan dan pemeriksaan selanjutnya. Dengan akses yang sudah terbuka, tim selanjutnya akan memeriksa kondisi seluruh bagian secara menyeluruh,” jelas Afrizal.
Sebagai bagian dari fasilitas produksi air, Accelator 2 turut berperan dalam mendukung proses pengolahan di IPA Gunung Pangilun. Karena itu, kondisi unit menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menjaga keandalan proses produksi air.
Perumda AM Padang memastikan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi fasilitas serta kebutuhan pelayanan kepada pelanggan.
“Kita ingin hasil perbaikannya benar-benar maksimal. Karena fasilitas ini berkaitan langsung dengan pelayanan air kepada masyarakat, maka setiap tahapan harus dikerjakan dengan cermat,” tegasnya.
Dari hasil pengecekan di lapangan, telah dijadikan acuan oleh tim teknis dalam menentukan bagian yang perlu diperbaiki pada tahap selanjutnya. Setiap tahapan juga akan dipantau dan dievaluasi untuk memastikan Accelator 2 dapat kembali berfungsi secara optimal.
“Setiap pekerjaan kita evaluasi. Kita tidak ingin sekadar mengejar pekerjaan selesai, tetapi yang paling penting setelah selesai nanti Accelator 2 bisa berfungsi dengan baik dan mendukung pelayanan,” pungkas Afrizal.(aku)
#KotaPadang #PerumdaAMKotaPadang #DirekturOperasional #IPAGunungPangilun #Pervaikan #Accelator2 #DukungPelayanan #AirBersih
